Ya, hari ini 20 Februari 2010, Miuchi Sensei kita tercinta berulang tahun lho! Tahun ini beliau berusia 59 tahun. Hm..bukan usia muda lagi tentunya ya.
Seperti kita ketahui, beliau memulai serial Topeng Kaca pada 1976. Itu artinya beliau masih berusia 26 tahun kala itu. Wah..itu lebih muda dari usia saya sekarang lho! Luar biasa sekali ya, di usia tersebut beliau sudah menciptakan cerita Topeng Kaca yang hebat ini. Cerita yang njelimet dan penuh kejutan.
Miuchi pastilah seorang sangat kreatif dengan daya imajinasi yang tinggi sehingga mampu membuat cerita yang bisa menghanyutkan jutaan pembacanya di seluruh dunia. Tapi sayangnya beliau tega membiarkan cerita ini menggantung selama 30 tahun lebih setelahnya. Meski kesal, tapi banyak juga penggemarnya yang pasrah, bahkan ada juga yang bisa memakluminya, contohnya saya. Hehe...
Apalagi terhentinya Topeng Kaca bukan dikarenakan Miuchi bingung membuat endingnya, melainkan karena beliau sedang 'tenggelam' dalam kehidupan spiritualnya pada waktu itu. Hal ini terbukti pada komik beliau lainnya, Dewi Matahari, yang juga tiba-tiba berhenti. Apalagi kalau dilihat, kedua komik ini, Topeng Kaca dan Dewi Matahari, sama-sama mengandung unsur religius dengan adanya tokoh Dewi/Bidadari yang memelihara alam semesta. Tapi syukurlah, akhirnya Miuchi melanjutkan lagi Topeng Kaca-nya.
Bicara tentang tanggal lahirnya, ternyata 20 Februari juga digunakan Miuchi sebagai tanggal lahir tokoh ciptaannya, Maya Kitajima, lho! Entah mengapa Miuchi membuat tanggal lahir Maya sama dengan dirinya sendiri, tapi memang benar, Maya yang berzodiak Pisces ini berulang tahun pada 20 Februari. Kalau dilihat dari awal cerita pada tahun 1976 Maya dikisahkan baru berusia 13 tahun, mestinya saat ini usia Maya sebenarnya sudah 47 tahun! Tapi yah, itu kan kalau cerita ini tak pernah mengalami koma selama 30 tahun tentunya. Jadi berapa usia Maya saat ini menurut cerita? Well, ada sebuah adegan dimana Eisuke Hayami mengatakan "7 tahun telah berlalu", nah itu berarti usia Maya sekarang 20 tahun.
Ngomong-ngomong, ada yang penasaran sama kapan hari ulang tahun tokoh-tokoh lainnya? Ini ada sedikit informasi mengenai beberapa tokoh utama Topeng Kaca berikut ulang tahunnya. Silahkan disimak baik-baik.
Maya Kitajima
Tanggal lahir : 20 Februari
Tinggi badan : 156 cm
Usia saat di awal cerita : 13 tahun
Usia sekarang : 20 tahun
Ayumi Himekawa
Tanggal lahir : 5 Agustus
Tinggi badan : 168 cm
Usia saat di awal cerita : 13 tahun
Usia sekarang : 20 tahun
Masumi Hayami
Tanggal lahir : 3 November
Tinggi badan : 180 cm
Usia saat di awal cerita : 24 tahun
Usia sekarang : 31 tahun
Tsukikage Chigusa
Tanggal lahir : 29 Oktober
Usia saat di awal cerita : 54 tahun
Usia sekarang : 61 tahun
Koji
Tanggal lahir : 5 Juli
Tinggi badan : 175 cm
Usia saat di awal cerita : 16 tahun
Usia sekarang : 23 tahun
Bagi siapa yang merasa punya tanggal lahir sama dengan tokoh-tokoh Topeng Kaca, selamat ya! Senang dong pastinya! Sayang sekali, tanggal lahir saya tidak ada yang sama dengan satupun dari mereka. Tapi saya cukup senang ternyata saya dan Koji sama-sama berzodiak Cancer. Hehe ..
Baiklah kalau begitu, kita ucapkan selamat ulang tahun ke 20 untuk Maya dan selamat ulang tahun ke 59 untuk Miuchi. Semoga Miuchi Sensei selalu sehat dan bisa menyelesaikan Topeng Kaca dalam waktu dekat ini. Happy Birthday, Suzue Miuchi! We love you soooooo.. much!
Baca lanjutannya..
Tampilkan postingan dengan label Karakter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karakter. Tampilkan semua postingan
Siapa yang harus menyatakan cinta duluan?
Pembaca Topeng Kaca tentunya sudah tahu bagaimana rumitnya hubungan antara Maya Kitajima dan Masumi Hayami. Selain usia yang terpaut jauh, mereka juga berasal dari dunia yang berbeda.
Masumi adalah pewaris tunggal perusahaan entertain terkemuka di Jepang. Sedangkan Maya hanyalah gadis yang berasal dari keluarga miskin. Masumi 11 tahun lebih tua dari Maya. Selain itu Masumi dikenal sebagai pria tampan sedangkan Maya dikenal sebagai gadis tak cantik.
Cinta diantara keduanya tidak datang dengan tiba-tiba. Rasa kagum Masumi kepada gadis berbakat yang tegar dan kuat pendiriannya, pelan-pelan berubah menjadi cinta. Cinta dan perhatian yang diberikan dengan menggunakan identitas Mawar Ungu, ternyata mendapat tempat di hati Maya. Kebencian Maya pada sosok Masumi yang terkesan angkuh dan dingin, bertolak belakang dengan perasaannya pada Mawar Ungu, identitas samaran Masumi.
Saat Maya mulai menduga siapa sesungguhnya dibalik buket mawar ungu yang rutin diterimanya itu, baru disadarinya ternyata kebenciannya selama ini telah berubah menjadi cinta. Hubungan keduanya menjadi semakin rumit, karena Masumi tak kunjung berani membuka identitas Mawar Ungu, sementara Maya juga tak berani mengungkapkan perasaannya pada Masumi.
Keadaan itu membuat gemas para pembaca, termasuk saya. Kalau dipikir-pikir, siapa ya yang seharusnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya lebih dulu supaya hubungan cinta yang rumit ini menjadi jelas?
Apakah Maya harus bicara dulu bahwa dia sudah tahu Mawar Ungu adalah Masumi, dan kebenciannya yang dulu telah berubah menjadi cinta?
Ataukah Masumi yang harus mengungkapkan dulu dari mulutnya sendiri bahwa dialah Mawar Ungu yang selalu mendukung Maya dan melakukan semuanya itu karena cinta?
Baca lanjutannya..
Masumi adalah pewaris tunggal perusahaan entertain terkemuka di Jepang. Sedangkan Maya hanyalah gadis yang berasal dari keluarga miskin. Masumi 11 tahun lebih tua dari Maya. Selain itu Masumi dikenal sebagai pria tampan sedangkan Maya dikenal sebagai gadis tak cantik.
Cinta diantara keduanya tidak datang dengan tiba-tiba. Rasa kagum Masumi kepada gadis berbakat yang tegar dan kuat pendiriannya, pelan-pelan berubah menjadi cinta. Cinta dan perhatian yang diberikan dengan menggunakan identitas Mawar Ungu, ternyata mendapat tempat di hati Maya. Kebencian Maya pada sosok Masumi yang terkesan angkuh dan dingin, bertolak belakang dengan perasaannya pada Mawar Ungu, identitas samaran Masumi.
Saat Maya mulai menduga siapa sesungguhnya dibalik buket mawar ungu yang rutin diterimanya itu, baru disadarinya ternyata kebenciannya selama ini telah berubah menjadi cinta. Hubungan keduanya menjadi semakin rumit, karena Masumi tak kunjung berani membuka identitas Mawar Ungu, sementara Maya juga tak berani mengungkapkan perasaannya pada Masumi.
Keadaan itu membuat gemas para pembaca, termasuk saya. Kalau dipikir-pikir, siapa ya yang seharusnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya lebih dulu supaya hubungan cinta yang rumit ini menjadi jelas?
Apakah Maya harus bicara dulu bahwa dia sudah tahu Mawar Ungu adalah Masumi, dan kebenciannya yang dulu telah berubah menjadi cinta?
Ataukah Masumi yang harus mengungkapkan dulu dari mulutnya sendiri bahwa dialah Mawar Ungu yang selalu mendukung Maya dan melakukan semuanya itu karena cinta?
Baca lanjutannya..
Langganan:
Postingan (Atom)

